Setting Manual GPRS (Axis)

Posted by Unknown | 6:29 PM | 0 comments »

Belakangan ini saya rasakan kalau internet itu sudah jadi bagian hidup yang susah dihindari,setiap hari rasa ingin browsing sangat menggebu,tapi apalah daya di rumah gak ada koneksi internet yang ada hanya handpone kesayangan (N70) lalu saya coba cari tau gimana cara agar bisa koneksi internet pake kartu axis yang katanya GSM yang baik itu,

hmmm... langsung aja dech 
agar dapat menikmati layanan AXIS GPRS, MMS, dan Streaming
ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan setting pada handphone kamu:

Manual | Otomatis   

Setting handphone juga bisa dilakukan secara manual dengan memasukkan
parameter sebagai berikut:

GPRS Parameters

Connection Name            : AXIS
Data Bearer            : GPRS atau PS
Access Point Name (APN)        : AXIS
Username            : axis
Prompt Password            : No
Password            : 123456
Authentication            : Normal
Gateway/Proxy IP Address    : 9201 atau 8080
Gateway/Proxy Port        : http://wap.axisworld.co.id
Connection Security        : Off
Session Mode:            ; Permanent

Pasar Parung

Posted by Unknown | 5:59 PM | | 0 comments »

Pasar Parung Adalah salah satu pusat perkulakan Ikan hias yang sudah berdiri cukup lama, sekitar akhir tahun 80'an hanya ada pasar ikan untuk konsumsi saja, namun sejak akhit 80'an tersebut, pasar parung melalui beberapa pedagang ikan yang dulunya berjualan lele jumbo (salah satunya Bpk.Hanapih) mencoba memasarkan jenis ikan hias di pasar tersebut,sehingga dalam perkembangannya Pasar parung menjadi salah satu Rujukan sebagian besar pedagang ikan hias di JABODETABEK untuk berbelanja ikan hiasa dangangannya.

Pada Kesempatan ini penulis hanya mendapatkan sedikit cerita tentang pasar parung oleh sumber yang bisa dipercaya yaitu Bpk.Hanapih, beliau adalah salah satu pencetus atau lebih tepatnya perintis pasar ikan hias di pasar parung,sejak tahun 1989 beliau sudah berjualan di Pasar parung, Awalnya pak.hanapih hanya menjual ikan lele konsumsi saja, namun melihat peluang ikan hias bisa berkembang di kemudian hari, maka beliau mencoba untuk memasarkan ikan hias di lapaknya, dan akhirnya hingga kini pasar parung di padati oleh lebih dari 200an pedagang ikan hias kecil sampai pemain besar.

Di pasar parung ini dijual berbagai macam ikan hias air tawar dari mulai jenis plati, sampai dengan Arwana, banyak para pengecer ikan hias di seputaran jabodetabek bahkan ada pembeli yang datang dari lampung,Rangkasbitung,Bandung dan lainnya yang berburu barang dagangannya di pasar ikan hias Parung ini, pada umumnya mereka (para pedagang/pengecer) merasakan kepuasan berbelanja di pasar parung, karena hampir semua jenis ikan hias air tawar yang ingin mereka jajakan di kios mereka ada/tersedia di pasar parung,dan salah satu fasilitas yang sangat disukai oleh para pembeli tersebut adalah, jika memang orang tersebut sudah menjadi langganan maka pemebeli bisa saja berhutang kepada para pedangan dengan jangka tergantung kesepakatan,fasilitas ini membuat para pembeli secara tidak langsung menjadi saling tergantung, dan itulah yang menjadi pengikat eratnya hubungan antara pembeli & penjual berdasarkan saling percaya.

Sekilas dulu tentang pasar ikan hias parung,masih banyak sekali yang ingin penulis tuangkan di sini tentang pasar parung, namun beliau (Pak.hanapih) terlalu sibuk dengan kesehariannya mengurus ikan hias yang ia tampung sebagai barang dagangannya Esok.